Follow : Like : RSS : Mobile :

Meski Baru 14 Tahun, Alumni Unindra Sudah Mencapai 64 Ribu Lebih

Foto | Istimewa | Detakjakarta.com

Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menggelar Wisuda Ke-66 di Sasono Utomo TMII, Rabu (14/11). Wisuda kali ini diikuti sebanyak 1.125 calon wisudawan, yang terdiri dari 100 calon wisudawan program S2 dan 1.025 calon wisudawan program S1.

"Ini wisuda ke lima untuk periode Semester Genap 2017-2018, dengan total diwisuda sebanyak 6.125. Dengan demikian, dalam usia 14 tahun, alumni Unindra sudah berjumlah sebanyak lebih dari 64 ribu", kata Rektor Unindra Prof. Dr. H. Sumaryoto dalam sambutannya.

Dalam sambutannya Sumaryoto juga menuturkan, saat ini Unindra tengah fokus pada program peningkatan kualitas dan kualifikasi dosen, dengan memberikan bea siswa S3 kepada para dosen yang masih berstatus S2. Hal ini dalam rangka mencapai status Excellent Teaching University pada 2029 mendatang.

"Sesuai dengan rencana pengembangan Unindra, pada 2029 mendatang, Unindra mentargetkan menjadi excellent teaching university. Karena itu semua program jangka panjang, menengah, kuta arahkan untuk mencapai status tersebut. Dan Sekarang kita sedang gencarkan yakni meningkatkan kualitas dan kualifikasi dosen, mulai dari kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi untuk program S3, juga sedang diproses untuk meningkatkan jabatan akademik dosen", paparnya.

Karena harus diakui, lanjut Sumaryoto, sebagai universitas yang baru 14 tahun, masih banyak dosen-dosen yunior yang masih berpendidikan S2, maupun yang jabatan akademiknya masih asisten ahli. "Karena itu (program) ini akan menjadi program prioritas dan terus menerus diupayakan untuk mencapai status excellent teaching university", ujarnya.

Selain itu, untuk mencapai proses pendidikan berkualitas, Unindra juga terus meningkatkan sarana prasarana yang dimilikinya. Meski sudah memiliki 7 unit gedung, Unindra masih akan membangun 2 unit lagi berlantai 6. "Ini suatu bukti bahwa Unindra tidak berhenti dalam memberikan yang terbaik", tandas Sumaryoto.

Kepada wisudawan Sumaryoto berpesan untuk terus memupuk rasa bersyukur atas nikmat yang diterima. Wisuda jelasnya, juga merupakan nikmat yang harus disyukuri.

"Saudara akan kembali kepada madyarakat luas. Unindra sudah membekali dengan pendidikan kewirausahaan dan agama sebanyak 2 semester. Secara teoritiknya sudah cukup. Namun satu lagi yang yang harus ditumbuhkan terus, rasa bersyukur. Insyaallah dengan rasa bersyukur ini, maka nikmat-nikmat betikutnya Tuhan akan memberikannya. Kalau kita lalai dengan nikmat ini kita menjadi kufur. Walaupun ini kelihatan sepele namun sangat mempengaruhi di kehidupan dimasa datang", pungkas Rektor Unindra Sumaryoto.

Dikesempatan yang sama, kepada para calon wisudawan, Kepala LL Dikti yang diwakilkan oleh Bagian Sumber Daya Perguruan Tinggi LL Dikti, Sudadi Sip MSi, juga berpesan, wisuda bukan akhir perjuangan, namun awal kehidupan baru untuk berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat.

"Indonesia menanti uluran tangan dan pikiran saudara semua. Pengetahuan, keterampilan dan kompetensi lainnya harus segera diamalkan untuk berkarya. Dan bersiaplah menghadapi tantangan dan profesi-profesi baru yang bermunculan. Pelajari dan modifikasi, agar menjadi pemenangnya.", ujarnya.

Sementara Ketua YPLP PGRI Pusat
Ana Suhaenah Suparno mengingatkan, sejak dilantik, maka para wisudawan diberi kepercayaan untuk berkarya dengan mutu yang lebih baik.

"Tugas saudara menjadi berbeda, karena tantangannya juga berbeda. Unindra saya yakin tidak hanya menjawab tantangan dengan berorientasi pada jumlah semata, namun juga kualitas, bukan hanya akademik tapi juga karakter sarjana yang sujana. Saya percaya wisudawan siap mengantisipasi tugas, tantangan berat yang akan dihadapi", tegasnya. (pur)